Rabu, 26 September 2012

Tugas 2 Entity-Relationship Model (ERM)

  • Jumat, 21 September 2012
 Tugas 2 Entity-Relationship Model (ERM)

  • Entity-Relationship Model (ERM) Entity-Relationship Model (ERM) merupakan abstrak dan konseptual representasi data. Entity-Relationship adalah salah satu metode pemodelan basis data yang digunakan untuk menghasilkan skema konseptual untuk jenis/model data semantik sistem. Dimana sistem seringkali memiliki basis data relasional, dan ketentuannya bersifat top-down. Diagram untuk menggambarkan model Entitiy-Relationship ini disebut Entitiy-Relationship diagram,ER diagram, atau ERD. Entitiy-Relationship diagram dapat mengekspresikan struktur logis sebuah basis dengan simple dan jelas. ERD memiliki beberapa notasi, yaitu :
    1. Entitas ialah objek yang ada dan dapat dibedakan dari objek lain dalam dunia nyata. Contoh : mahasiswa
    2. Atribut adalah pendeskripsian karakteristik dari entitas. Atribut digambarkan dalam bentuk lingkaran atau elips. Setiap entitas pada atribut memiliki kunci atribut yang bersifat unik. Atribut yang menjadi kunci entitas atau primary key diberi garis bawah. Contoh : Atribut Mahasiswa : NIM Setiap atribut pada entitas memiliki kunci atribut yang berisi unik. Primary Key Jenis Atribut : # Atomic attribute # Composite attribute # Single-valued attribute # Multi-valued attribute # Devived attribute
    3. Relationship yaitu hubungan yang terjadi antara satu atau lebih entity dapat memiliki atribut, dimana terjadi adanya transaksi yang menghasilkan suatu nilai tertentu.
    4.Cardinal Ratio Menjelaskan jumlah keterhubungan antara satu entitas dengan entitas lainnya >  Cardinality Ratio one to one, Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B. > Cardinality Ratio one to many, Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota entitas B.
    >Cardinality Ratio many to many, Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas himpunan entitas B dan demikian pula sebaliknya.

    • Tahap-tahap membuat ERD Secara garis besar tahap-tahap yang harus diperhatikan dalam membuat ERD adalah :

      1.  Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan entitas yang akan terlibat
      2.  Menentukan atribut-atribut yang ada dalam tiap entitas
      3.  Menentukan primary key dari tiap entitas yang ada
      4.  Menentukan relasi yang terjadi antar entitas
      5.  Menentukan atribut-atribut dari setiap relasi yang terjadi (jika ada)
      6.  Menentukan Cardinality Rasio
      7.  Menentukan Participation Constraint

Kamis, 13 September 2012

Tugas 1 Sytem basis data

 بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Sebelum membahas sistem basis data, ada baiknya qta untuk lebih dulu "Mengenal Sistem Basis Data". Apa sih sebenarnya Sistem Basis Data itu?

Menurut BEBErapa ulama Blogger, Basis Data yaitu  kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.
Sedangkan pengertian Sistem Manajemen Basis Data (SMBD) adalah suatu sistem atau software yang digunakan untuk memanajemen(mengatur, mengelola) basis data atas perintah user/pengguna. Beberapa contoh SMBD antara lain : Microsoft SQL Server, MySQL, Oracle, dll. 
  
  1   Sistem basis data
  Apa Sistem Basis Data itu?Sistem Basis Data merupakan sistem yang bertugas memanajemen rekaman-rekaman informasi menggunakan komputer dan untuk menyimpan maupun mengambil kembali informasi-informasi yang diperlukan oleh user. Sistem Basis Data juga dapat diartikan sebagai gabungan antara dua unsur, yaitu basis data dan sistem manajemen basis data.
Kemudian tujuan menggunakan Sistem Basis Data sendiri itu apa sih? Beberapa alasan tersebut yaitu :
  1. Himpunan elemen data semakin banyak dan beragam. Hal ini dapat dilihat ketika perusahaan mempunyai data tentang karyawan mereka. Akan jauh lebih mudah untuk menggunakan Sistem Basis Data dibandingkan harus menulis dalam sebuah kertas.
  2. Perpindahan dari komputasi ke informasi
  3. SMBD mencakup bidang ilmu lain. Beberapa di antaranya ialah sistem operasi, bahasa pemrograman, multimedia, dll. 
Sebuah sistem juga memiliki kelemahan dan kelebihan system basis.

  1   Untuk Kelemahan system basis data :
  • Timbulnya data rangkap
  • Kesulitan mengakses data
  • Masalah keamanan
  • Data dependence
  • Data terisonr
  • Mahal
2   Untuk kelebihan system basis antara lain : 
  • Data dapat dipakai bersama
  • Keamanan lebih terjaga
  • Lebih akurat
  • Dapat diakses di berbagai tempat dengan jaringan komputer